‹ Kembali ke Blog
Insight Data

Tren Tender Pengadaan Jambi: Jumlah & Nilai Kontrak Turun

Analisis tren tender pengadaan Provinsi Jambi dari 2023–2026. Jumlah tender turun drastis dari 12.467 jadi 1.682, nilai kontrak juga menyusut. Simak datanya di sini.

16 Agu 2026·2 min baca
Tren Tender Pengadaan Jambi: Jumlah & Nilai Kontrak Turun

Provinsi Jambi mengalami perubahan signifikan dalam lanskap pengadaan pemerintah dalam empat tahun terakhir. Data yang dihimpun dari bidintel.id menunjukkan tren penurunan bertahap—baik dari sisi jumlah paket tender maupun total nilai kontrak yang dilelangkan. Bagi pelaku usaha dan pemangku kebijakan, memahami pola ini krusial untuk menyusun strategi yang tepat.

Data Tender Pengadaan Provinsi Jambi (2023–2026)

Berikut ringkasan data jumlah tender dan nilai kontrak pengadaan di Provinsi Jambi berdasarkan tahun berjalan:

Tahun Jumlah Tender Total Nilai Kontrak Rata-rata per Tender
2023 12.467 Rp 2,7 triliun Rp 217 juta
2024 9.863 Rp 3,99 triliun Rp 405 juta
2025 8.961 Rp 1,05 triliun Rp 117 juta
2026* 1.682 Rp 138,6 miliar Rp 82 juta

*Data 2026 merupakan tahun berjalan (running year) sehingga belum mencakup periode penuh.

Analisis Tren: Apa yang Terjadi di Balik Angka?

2023 → 2024: Jumlah Turun, Nilai Justru Naik

Pada 2023, Jambi mencatat 12.467 paket tender dengan total nilai Rp 2,7 triliun. Tahun berikutnya, jumlah tender menyusut 21% menjadi 9.863, namun total nilai kontrak justru melonjak 48% ke angka Rp 3,99 triliun. Rata-rata nilai per tender naik dari Rp 217 juta menjadi Rp 405 juta—indikasi bahwa proyek-proyek bernilai besar mendominasi pengadaan 2024.

2024 → 2025: Kontraksi Tajam di Kedua Sisi

Periode 2025 menandai penurunan drastis. Jumlah tender turun 9% ke 8.961, sementara nilai kontrak anjlok 74% menjadi Rp 1,05 triliun. Rata-rata nilai per tender menyusut tajam dari Rp 405 juta ke Rp 117 juta—turun lebih dari 71%. Bisa jadi ini mencermin efisiensi anggaran, pergeseran prioritas pembangunan, atau konsolidasi paket pekerjaan.

2026: Potret Awal Tahun

Dengan hanya 1.682 tender bernilai total Rp 138,6 miliar hingga saat ini, angka 2026 tentu belum final. Namun, pola awal ini mengonfirmasi bahwa volume pengadaan Jambi belum kembali ke level 2023. Pelaku usaha perlu lebih selektif dalam memilih peluang.

Peluang & Rekomendasi bagi Peserta Tender

Penurunan jumlah tender bukan berarti peluang hilang—justru menandakan persaingan yang makin terkonsentrasi. Beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Pantau tender aktif secara real-time melalui platform intelijen pengadaan agar tidak kehilangan peluang relevan.
  • Fokus pada segmen nilai menengah–besar yang terbukti mendominasi di 2024.
  • Perkuat track record karena instansi cenderung memilih penyedia dengan pengalaman terverifikasi.

Data tren ini juga bisa diakses melalui halaman Ranking Perusahaan dan Pencarian Tender di bidintel.id untuk analisis lebih mendalam berdasarkan sektor, instansi, atau wilayah.

Kesimpulan

Tren pengadaan Provinsi Jambi menunjukkan pola kontraksi bertahap sejak 2023—jumlah tender terus menyusut, dan nilai kontrak berfluktuasi signifikan. Data 2024 menjadi anomali menarik dengan lonjakan nilai meski jumlah tender berkurang. Bagi penyedia barang dan jasa, kunci sukses kini bukan lagi sekadar ikut banyak tender, melainkan memenangkan tender yang tepat.

Ingin mendapatkan notifikasi tender terbaru di Jambi atau menganalisis pola pemenang di wilayah Anda? Kunjungi bidintel.id sekarang untuk akses data pengadaan pemerintah yang lebih cerdas dan actionable.

Siap menangkan tender berikutnya?

Cari tender, profil perusahaan, dan banding pemenang — gratis.

Mulai Gratis